Cegah Stunting Sejak Dini, Puskesmas Klaten Selatan Dampingi Balita Berat Badan Kurang di Desa Trunuh

Sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan status gizi balita, tim gizi bersama bidan desa dari Puskesmas Klaten Selatan melaksanakan kunjungan rumah kepada balita dengan berat badan kurang di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan tumbuh kembang anak dan pendampingan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi balita.
Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan balita, meninjau pola makan sehari-hari, serta memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang sesuai usia anak. Selain itu, petugas juga memberikan konseling terkait pola asuh, kebersihan lingkungan, serta pemanfaatan layanan kesehatan dan posyandu secara rutin.
Petugas gizi menjelaskan bahwa berat badan kurang pada balita perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, pemantauan secara berkala dan keterlibatan aktif keluarga menjadi kunci dalam upaya perbaikan status gizi balita.
Bidan desa menambahkan bahwa kunjungan rumah dilakukan untuk memastikan balita yang teridentifikasi mengalami berat badan kurang mendapatkan pendampingan secara optimal. Melalui pendekatan langsung ke rumah, petugas dapat mengetahui kondisi riil keluarga sekaligus memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing balita.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Puskesmas Klaten Selatan dalam mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Wilayah kerja Puskesmas Klaten Selatan mencakup Desa Trunuh yang memiliki fasilitas pendukung pelayanan kesehatan berupa Puskesmas Pembantu (Pustu) Trunuh sehingga memudahkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan berat badan balita dapat meningkat sesuai target pertumbuhan, risiko stunting dapat dicegah sejak dini, serta terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Trunuh.
"Mari bersama memantau pertumbuhan anak secara rutin di Posyandu dan menerapkan pola makan bergizi seimbang demi mewujudkan balita sehat dan bebas stunting."
-SEF-
What's Your Reaction?




